Sumanto yang dulunya adalah warga
desa Plumutan, Kemangkon, Purbalingga merupakan sseeorang yang mencuri
perhatian publik pada tahun 2003, saat itu ia ditangkap karena melakukan
sebuah kejahatan ya g sangat aneh dan mengerikan. Ia memakan daging
manusia yang ia gali dari kuburan. Sejak saat itu ia di sebut sebagai
manusia kanibal.
Walaupun ia sudah keluar dari tahanan pada tahun 2006 lalu, ia tetap tak sepenuhnya merasa hidup bebas seperti orang pada umumnya. Warga di tempat ia tinggal tak menerima kedatangannya kembali lagi ke tempat tersebut.
Walaupun ia sudah keluar dari tahanan pada tahun 2006 lalu, ia tetap tak sepenuhnya merasa hidup bebas seperti orang pada umumnya. Warga di tempat ia tinggal tak menerima kedatangannya kembali lagi ke tempat tersebut.
Grid.id
Dilansir dari Grid.id (14/07/2017), kini kepribadian nya sudah mengalami perbedaan semenjak berada di panti. Ia beraktivjtas seperti orang pada umumnya dan membantu seorang pengasuh di panti bernama H. Supono orang inilah yang menolong nya saat ia tidak diterima kembali.
Sudah berulang kali ia coba dikembalikan ke keluarganya, namun tetap di tolak karena masih teringat dengan perbuatan nya yang masih jelas di benak sebagian warga.
Masih dilansir dari Grid.id, Sumanto juga berkeinginan untuk menikah, dan pernikahan akan di biayai oleh Supono di hotel atau dimanapun sesuai keinginan. Namun, hal ini belum terwujud hingga sekarang karena belum ada wanita yang mau menjadi pendamping nya.
Kini Sumanto lebih sering menghabiskan waktunya di sebuah ruangan 3x5 meter di panti tersebut, ruangan yang selama belasan tahun di huni nya sambil menyanyikana lagu-lagu kesukaannya.