Kabar mengejutkan dari Jombang, Jawa
Timur, bahwa di bulan Februari 2016 lalu adanya peristiwa amblesnya
makam milik seorang cucu dari ulama besar Indonesia KH.Hasyim Asy’ari
yang merupakan pendiri Nahdatul Ulama (NU). Makam tersebut yakni
miliknya yakni KH. Abdurrahman Wahid (Gusdur), yang telah beberapa tahun
yang lalu telah dikubur dan disemayamkan di area komplek Pondok
Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.
Sementara saat ditanyakan kepada KH. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah mengenai hal tersebut, ia mengakui baru mendengar kabar, "Saya baru dengar tempo hari itu. Bila ditanya ambles dan ada kain kafannya yang masih utuh, lihat saja sendiri. Saya masih di Jakarta ini," tegas Gus Sholah.
Menurut salah seorang pengurus Pondok Pesantren Tebu Ireng, Lukmanul Hakim, membenarkan peristiwa amblesnya makam mantan Presiden
RI ke-4 KH. Abdurrahman Wahid atau Gus
Dur. Walau keluarga Gus Dur di Jakarta baru mendapat kabarnya, namun
momen itu sebetulnya terjadi pada Selasa.Sementara saat ditanyakan kepada KH. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah mengenai hal tersebut, ia mengakui baru mendengar kabar, "Saya baru dengar tempo hari itu. Bila ditanya ambles dan ada kain kafannya yang masih utuh, lihat saja sendiri. Saya masih di Jakarta ini," tegas Gus Sholah.
Menurut salah seorang pengurus Pondok Pesantren Tebu Ireng, Lukmanul Hakim, membenarkan peristiwa amblesnya makam mantan Presiden
"Saat itu peziarah membludak serta hujan pun turun cukup deras, yang saya ketahui itu berlangsung Selasa tempo hari, 16 Februari 2011 sekitar jam 03. 00 WIB. Saat itu pun sedang digelar juga perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, " kata Lukman Hakim dalam perbincangan seperti yang dilansir VIVAnews. com, Jumat (19/2/2016).
"Amblesnya makam Gus Dur itu cukup dalam, kedalamannya bila diurug (tutup) kira-kira membutuhkan tiga karung tanah, Saat ini, sedang dilakukan perbaikan di makam Gus Dur. Kemudian saat ambles itu, kain kafan Gus Dur terlihat begitu bersih seperti baru. Itu saya dengar dari mereka yang berziarah menjelang peringatan Maulid, " tutur dia," lanjut dia.
Kondisi makam Gus Dur tampak di area komplek pondok pesantren tersebut dengan permukaan paving blok.(yma)
SUMBER; http://www.mudhiatulfata.com/

